Pekan ASI, RSUD Prambanan Gelar Seminar Gratis

Pekan ASI merupakan agenda rutin yang diperingati seluruh dunia tiap tanggal 1-7 Agustus setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan dan kesejahteraan dalam proses menyusui serta pentingnya mendukung ibu untuk menyusui. Dikutip pada website Kemenkes RI, ASI eksklusif adalah pemberian ASI atau air susu ibu untuk bayi sejak baru lahir hingga berumur 6 bulan tanpa digantikan oleh minuman serta makanan lain. Setelah 6 bulan ASI tidak dapat mencukupi kebutuhan mineral seperti zat besi, seng sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus diberikan MP ASI (makanan pendamping ASI ) yang kaya zat besi. Hal ini pula yang membuat RSUD Prambanan tidak ketinggalan untuk memeringati Pekan ASI tersebut.

RSUD Prambanan telah melakukan publikasi dan promosi untuk meningkatkan kesadaran akan menyusui. Pada tanggal 1 Agustus 2023 RSUD Prambanan melakukan publikasi kesadaran melalui intagram dan juga disusul dengan edukasi tentang menyusui. Tidak hanya itu, masih dalam bentuk digital, RSUD Prambanan mengunggah demontrasi ( video reel) tentang pijat oksitosin. Puncak peringatan pekan ASI yaitu tanggal 7 Agustus 2023, dilaksanakan Seminar Awam dengan tema Menuju Ibu Mneyusui Sehat. Kegiatan ini dilaksanakan secara gratis di Aula Shinta RSUD Prambanan yang diikuti oleh 25 orang ibu hamil. Acara ini bertujuan untuk menyiapkan para calon ibu dalam proses menyusui yang eksklusif. Selain fasilitasi seminar, sebelum acara dimulai juga dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin dan konsultasi gratis. Tentunya hal ini sangat bermanfaat dengan peserta.

Seminar dimulai dengan sambutan direktur dan pengenalan profil layanan rumah sakit oleh kepala bidang pelayanan medis dan keperawatan. Dilanjutkan dengan seminar dari ahli gizi, Rahmi Fitriana dengan tema Persiapan Gizi bagi Ibu Menyusui. Kali ini membahas tentang gizi yang dibutuhkan dalam persiapan dan selama proses menyusui bagi ibu dan bayi. Acara dilanjutkan dengan demonstrasi pijat oksitosin oleh bidan Isti Hidayati. Ia menyampaikan bahwa manfaat dari pijat adalah untuk memberikan kenyamanan pada ibu, mengurangi bengkak, mengurangi sumbatan ASI, merangsang pelepasan hormone oksitosin, mempertahankan produksi ASI.

Acara yang di ketuai oleh Indah Rahayu ini berjalan dengan lancar, terlihat dari antusias peserta saat sesi tanya jawab. “ saya berharap acara serupa dapat berjalan secara rutin setiap tahunnya. Selain kegiatan ini, kami juga mempunyai layanan inovasi untuk mendukung persiapan Ibu Menyusui yaitu katering diet ( KENDI) yang dapat menyuplai gizi ibu menyusui sesuai kebutuhan dan juga kelas ibu hamil pada minggu keempat setia bulannya.”