RSUD Prambanan sebagai rumah sakit kelas C yang memiliki usia tergolong masih muda namun selalu berupaya dan berinovasi untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik. Hal tersebut terbukti dengan telah dimilikinya sertifikat Akreditasi RS versi 2012 Tingkat Paripurna Bintang Lima oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit sejak Januari 2016. Salah satu upaya RSUD Prambanan dalam memberikan pelayanan yang terbaik sakaligus mampu meningkatkan derajat hidup sehat masyarakat adalah dengan memberikan pendidikan dan informasi baik secara individu (kepada pasien, keluarga pasien) maupun secara berkelompok (pengunjung rumah sakit, masyarakat). Titik fokus RSUD Prambanan dalam memberikan pendidikan dan informasi kepada pasien atau keluarga pasien, pengunjung rumah sakit dan masyarakat adalah dengan dibentuknya Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) yang terdiri dari perwakilan masing-masing unit. Tim PKRS tersebutlah yang berperan utama dalam edukasi baik kepada pasien, pengunjung rs serta masyarakat melalui beberapa media edukasi seperti leaflet, poster, banner, Â penyuluhan berkelompok, serta telah adanya kelompok senam PERSADIA (Persatuan Diabetes Melitus) RSUD Prambanan yang dilaksanakan pada hari Minggu kedua setiap bulannya.
Bagi individu, keterlibatan RSUD Prambanan dalam memberikan pendidikan dan informasi kepada pasien ataupun keluarga pasien berguna untuk membantu pasien berpartisipasi lebih baik dalam asuhan atau pelayanan yang akan diterimanya serta pasien akan mendapat informasi dalam mengambil keputusan tentang asuhan atau pelayanan yang akan diterimanya pula. Pada pasien anak-anak atau pasien dengan penurunan kesadaran, maka pemberian informasi dan edukasi diberikan kepada keluarga yang menunggu. Sedangkan bagi pengunjung rumah sakit atau kelompok masyarakat, pendidikan dan informasi yang diberikan oleh RSUD Prambanan berguna untuk menambah pengetahuan atau wawasan yang berkaitan dengan kesehatan.
RSUD Prambanan yang didukung dengan banyak tenaga kesehatan seperti Dokter, Perawat, Bidan, Farmasi, Gizi, Fisioterapis dan tenaga kesehatan lainnya sangat memungkinkan dalam memberikan pendidikan dan informasi kepada pasien, keluarga pasien, pengunjung rumah sakit serta masyarakat. Bahwa dalam memberikan pendidikan dan informasi, sebagai tenaga kesehatan di RSUD Prambanan telah berbekal pengetahuan yang cukup tentang materi yang disampaikan, memiliki waktu yang cukup, memiliki ketrampilan komunikasi yang baik, dan mampu bekerjasama dengan multidisiplin ilmu lainnya yang terlibat dalam perawatan pasien.
Sebagai tenaga kesehatan di RSUD Prambanan, sebelum memberikan informasi dan edukasi kepada pasien atau keluarga adalah melakukan pengkajian terlebih dahulu kondisi pasien dan keluarga sampai sebatas mana pasien atau keluarga tersebut mampu menerima pendidikan dan informasi yang diberikan. Pengkajian bisa dilakukan dengan mengetahui nilai dan kepercayaan pasien atau keluarga, tingkat pendidikan, bahasa yang digunakan, kemampuan membaca atau menulis, hambatan atau keterbatasan yang dimiliki, serta yang tidak boleh tertinggal adalah kesediaan pasien atau keluarga menerima pendidikan atau informasi yang diberikan.
Setelah dilakukan pengkajian, maka pendidikan atau informasi dapat diberikan kepada pasien atau keluarga. Pemberian Pendidikan atau informasi bisa dilakukan melalui diskusi, demonstrasi, ceramah ataupun praktik bersama. Pendidikan atau informasi yang dapat diberikan di RSUD Prambanan antara lain meliputi :
- Kondisi penyakit atau tindakan medis yang akan diberikan.
- Perawatan pasien.
- Nutrisi pasien.
- Obat-obatan pasien.
- Hand Hygiene
- Hak dan kewajiban pasien selama di ruamh sakit.
- Serta Pendidikan atau informasi lainnya yang dibutuhkan, seperti apabila terdapat penundaan pelayanan, dan lain sebagainya.
Setelah memberikan pendidikan atau informasi kepada pasien atau keluarganya, maka sebagai tenaga kesehatan wajib melakukan evaluasi terhadap informasi yang telah diberikan yang berguna untuk mengetahui apakah pasien atau keluarga sudah mampu memahami terhadap apa yang telah disampaikan oleh tenaga kesehatan. Evaluasi bisa dilakukan dengan meminta keluarga atau pasien mengulang informasi yang telah disampaikan.
Dengan pemberian edukasi dan informasi oleh tenaga kesehatan RSUD Prambanan melalui berbagai media dan melalui prosedur yang tepat, maka pasien secara khusus dan masyarakat secara luas dapat memperoleh pendidikan dan informasi sesuai dengan yang diinginkanya guna menjaga kesehatanya dengan optimal , sehingga derajad hidup sehat dapat tercapai dengan optimal.
