RSUD Prambanan

~ SELAMAT DATANG DI RSUD PRAMBANAN ~

GAWAT JANIN

 

  • APA ITU GAWAT JANIN ?

Gawat janin adalah suatu keadaan dimana janin tidak menerima O2 cukup, sehingga mengalami sesak.

Gawat janin adalah suatu keadaan bahaya dari janin yang secara serius dapat mengancam kesehatan janin.

 

  • FAKTOR PENYEBAB
  • Persalinan lama
  • Obat perangsang kontraksi rahim
  • Perdarahan
  • Infeksi
  • Kejang
  • Kehamilan prematur dan post matur
  • Tali pusat menumbung
  • Ketuban pecah lama

 

  • TANDA-TANDA

Frekuensi denyut janin kurang dari 120x/menit atau lebih dari 160x/menit.

Berkurangnya gerakan janin (Janin normal bergerak lebih dari 10x/hari)

Ada air ketuban berwarna kehijauan atau berbau

 

  • PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan menggunakan kardiotokografi (CTG)

Pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG)

 

  • PENANGANAN

Gawat janin dapat menyebabkan berakhirnya kehamilan karena pada gawat janin, maka harus segera dikeluarkan. Cara persalinan dengan tindakan vakum ekstraksi bahkan dapat diakhiri dengan tindakan section saesarea (SC).

 

  • AKIBAT BAGI JANIN

Asfiksia yaitu keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur, apabila tidak segera ditolong berakibat cacat bahkan kematian akibat kekurangan oksigen.

 

  • PENCEGAHAN

Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care yang baik dan teratur bertujuan meminimalkan segala risiko yang mungkin muncul sebagai penyebab gawat janin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGENALAN TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS

 

 

  • Tanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan nifas adalah tanda/gejala yang menunjukan ibu atau bayi yang dikandungnya dalam keadaan bahaya. Bila ada tanda bahaya, biasanya ibu perlu mendapat pertolongan segera di rumah sakit.

 

  • Kebanyakan kehamilan berakhir dengan persalinan dan masa nifas yang normal. Namun, 15 sampai 20 diantara 100 ibu hamil mengalami gangguan pada kehamilan, persalinan, dan nifas.

 

  • Gangguan tersebut dapat terjadi secara mendadak, dan biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Karena itu, tiap ibu hamil, keluarga dan masyarakat perlu mengetahui dan mengenali tanda bahaya. Tujuannya, agar mereka dapat segera mencari pertolongan ke bidan, dokter, atau langsung ke rumah sakit, untuk menyelamatkan jiwa ibu dan bayi yang dikandungnya (janin).

 

  • Ada 10 tanda bahaya yang perlu diketahui :
  1. Ibu tidak mau makan dan muntah terus
  2. Berat badan ibu hamil tidak naik
  3. Perdarahan
  4. Bengkak tangan/wajah, pusing, dan dapat diikuti kejang
  5. Gerakan janin berkurang atau tidak ada
  6. Kelainan letak janin di dalam rahim
  7. Ketuban pecah sebelum waktunya
  8. Persalinan lama
  9. Penyakit ibu yang berpengaruh terhadap kehamilan (misalnya : penyakit jantung, anemia, TBC, malaria, infeksi pada saluran kelamin)
  10. Demam tinggi pada masa nifas

 

 

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

 

  • PENGERTIAN DAN PENYEBAB DBD
  • Penyakit demam berdarah dengue atau yang disingkat sebagai DBD adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti betina lewat air liur gigitan saat menghisap darah manusia.
  • Penyebab DBD adalah virus dengue dan menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Artinya DBD tidak bisa menular langsung dari seseorang ke orang lain tanpa perantara nyamuk tersebut. Nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di daerah berpenduduk tinggi (seperti di kota-kota besar) yang memiliki iklim lembap dan hangat.

 

 

  • GEJALA ORANG YANG TERSERANG PENYAKIT DBD
  1. Badan demam panas tinggi lebih dari 2 hari, menggigil
  2. Nyeri pada ulu hati
  3. Terdapat bercak bintik merah di kulit yang tidak hilang walau ditekan, ditarik, diregangkan dan lain sebagainya.
  4. Bisa mengeluarkan darah dari hidung (mimisan), muntah darah, dan melalui buang air besar.
  5. Penderita bisa pucat, gelisah, ujung kaki dan ujung tangan dingin.
  6. Gejala demam berdarah umumnya akan terlihat pada tiga hingga empat belas hari setelah masa inkubasi dan biasanya diawali dengan demam tinggi yang bisa mencapai suhu 41 derajat celsius. Masa inkubasi adalah jarak waktu antara virus pertama masuk ke dalam tubuh sampai gejala pertama muncul.
  • Orang yang terindikasi terserang demam berdarah harus secepatnya diberi pertolongan medis dengan dibawa ke puskesmas, dokter atau rumah sakit untuk diobati. Terlambat memberi pertolongan pada penderita dbd dapat menyebabkan penderita meninggal dunia.

 

  • Jika segera diobati, gejala tersebut biasanya reda dalam waktu beberapa minggu. Sesudah mereda, biasanya pasien akan butuh waktu beberapa minggu lagi untuk sembuh total. Umumnya penderita DBD akan merasa sangat lelah ketika gejala penyakit tersebut mereda.

 

  • LANGKAH MENCEGAH PENYAKIT DBD
  • Mensterilkan rumah atau lingkungan sekitar rumah Anda, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk.
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
  • Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Memakai anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  • Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.

 

 

 

HIV/AIDS

 

 

  • PENGERTIAN HIV/AIDS :
  • HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih, sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia.
  • AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus HIV dalam tubuh makhluk hidup.

 

  • HIV/AIDS DAPAT MENYEBAR MELALUI :
  1. Cairan yang keluar dari tubuh manusia yang menderita HIV/AIDS bisa menyebarkan virus HIV ke orang yang sehat, seperti :
  • Darah
  • Sperma
  • Cairan Vagina
  • ASI (Air Susu Ibu)

 

→ Tidak semua cairan tubuh bisa menularkan HIV/AIDS, seperti :

  • Air liur/air ludah/saliva
  • Feses/tinja
  • Air mata
  • Air keringat
  • Urine/ air seni
  1. Hubungan seks ( Anal, Oral, Vaginal ) yang tidak terlindung dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  2. Penggunaan jarum suntik atau jarum tindik secara bergantian dengan orang yang terinfeksi HIV.
  3. Ibu hamil penderita HIV kepada bayi yang dikandungnya.
  4. Kontak darah / luka dan transfusi darah yang sudah tercemar virus HIV

 

→  HIV tidak menular melalui :

  • Gigitan nyamuk
  • Orang bersalaman
  • Berciuman
  • Orang berpelukan
  • Makan bersama / piring dan gelas bersama
  • Tinggal serumah
  • Berenang bersama

 

 

 

 

 

  • GEJALA TERKENA HIV/AIDS :

Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang terinfeksi HIV dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu, AIDS mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala –gejala seperti berikut :

  • Kehilangan berat badan secara drastis
  • Diare yang berkelanjutan
  • Pembengkakan pada leher dan/ atau ketiak
  • Batuk terus menerus

Jika ada orang yang menunjukkan salah satu dari gejala diatas bukan berarti terinfeksi HIV.

Untuk memastikan hubungi segera layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan tes darah HIV.

 

  • PENCEGAHAN INFEKSI HIV/AIDS :
  • Menghindari hubungan seksual diluar nikah dan jangan berganti-ganti pasangan seksual
  • Senggama pakai kondom
  • Transfusi darah/komponen darah → bebas HIV
  • Jarum suntik, akupuntur, tindik dll harus steril
  • Jauhi narkoba
  • Ibu dengan HIV/AIDS :
  • Jangan hamil
  • Bila melahirkan → jangan menyusui

 

 

 

 

 

 

 

PENYAKIT TBC

 

  • PENYEBAB PENYAKIT TBC

Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA).

 

  • CARA PENULARAN PENYAKIT TBC

Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

 

  • GEJALA PENYAKIT TBC

Gejala sistemik/umum

  • Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan.
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
  • Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Gejala khusus

  • Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
  • Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
  • Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
  • Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.
  • PENEGAKAN DIAGNOSA

Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit TBC, maka beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah:

  • Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.
  • Pemeriksaan fisik.
  • Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).
  • Pemeriksaan patologi anatomi (PA).
  • Rontgen dada (thorax photo).
  • Uji tuberkulin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip

© 2018 RSUD Prambanan Sleman
Jl. Prambanan-Piyungan Km.7 Delegan, Sumberharjo, Prambanan, Sleman YK
Telepon:
- 0274-4398356 (Informasi)
Email: rsud.prambanan@slemankab.go.id